Konsep Pencegahan Infeksi dalam Pelayanan Kegawatdaruratan Maternal dan Neonatal

Pencegahan infeksi merupakan komponen fundamental dalam pelayanan kegawatdaruratan maternal dan neonatal, mengingat tingginya risiko penularan infeksi pada ibu dan bayi baru lahir selama proses persalinan dan tindakan emergensi. Upaya ini bertujuan untuk mencegah infeksi nosokomial, menurunkan angka morbiditas dan mortalitas, serta menjamin keselamatan pasien dan tenaga kesehatan. Dalam kebijakan nasional, pencegahan dan pengendalian infeksi (PPI) menjadi bagian integral dari mutu pelayanan kesehatan sebagaimana diatur dalam regulasi pelayanan kesehatan di Indonesia

Pencegahan infeksi merupakan pilar utama dalam asuhan kegawatdaruratan maternal dan neonatal untuk menurunkan angka morbiditas dan mortalitas akibat sepsis. Dalam situasi gawat darurat, prosedur medis sering kali harus dilakukan dengan cepat, namun prinsip kewaspadaan standar tidak boleh diabaikan untuk melindungi pasien dan tenaga kesehatan. Pemilihan proses pencegahan infeksi yang tepat harus didasarkan pada kategori risiko alat atau jaringan yang terlibat agar efektivitas dekontaminasi tercapai tanpa merusak instrumen medis.

Terdapat tiga kategori risiko yang menjadi dasar pemilihan proses pencegahan infeksi:

Kategori Kritikal (Risiko Infeksi Tingkat Tertinggi)

Kategori ini melibatkan jaringan steril atau sistem peredaran darah, seperti prosedur bedah sesar atau penanganan trauma berat. Targetnya Semua mikroorganisme termasuk endospora bakteri harus dihilangkan secara total melalui proses Sterilisasi. Proses ini dilakukan menggunakan otoklaf (uap panas bertekanan), oven (panas kering), sterilisasi kimiawi, atau radiasi

Kategori Semikritikal

Kategori ini berkaitan dengan alat yang bersentuhan dengan selaput mukosa dan kulit yang tidak utuh, yang sering ditemui pada prosedur persalinan atau pemeriksaan dalam. Targetnya Menghilangkan semua mikroorganisme kecuali endospora bakteri melalui proses Disinfeksi Tingkat Tinggi (DTT). Teknik yang digunakan meliputi merebus, menguapkan/mengukus, atau penggunaan bahan kimiawi tertentu

Kategori Non-Kritikal (Risiko Rendah)

Kategori ini hanya berkaitan dengan kontak pada kulit yang utuh, seperti penggunaan stetoskop, tensimeter, atau inkubator bagian luar. Targetnya Pembersihan rutin dan disinfeksi tingkat rendah untuk mengurangi jumlah mikroba permukaan. Dilakukan dengan teknik Disinfeksi tingkat rendah menggunakan alkohol 70% atau larutan disinfektan standar lainnya.